Glonggong Menuju Desa Industri
Kamis 31 Agustus 2017

Glonggong - Sektor industri potensial yang berkembang pesat mulai menyentuh Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Sebuah lahan seluas 20 hektar di Desa Glonggong bahkan telah dibebaskan untuk pembangunan pabrik PT Batik Keris.

Rencana pendirian pabrik yang berpusat di Cemani, Sukoharjo, itu diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Desa Glonggong. Selain sebagai penyedia lapangan kerja, kehadiran pabrik juga diyakini mampu mengubah desa itu menjadi salah satu kawasan industri maju di Boyolali.

Selama ini, masalah utama Indonesia adalah angka pengangguran yang dalam beberapa tahun terakhir ini terus meningkat. Salah satu alternatif untuk mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan pendapatan adalah dengan mengembangkan sektor industri potensial.

Pembangunan sektor industri sebagai bagian dari proses pembangunan nasional dalam menigkatkan pertumbuhan ekonomi telah membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut meliputi dampak pembangunan industri terhadap sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan sekitar industri.

Dampak pembangunan industri terhadap aspek sosial ekonomi meliputiterciptanyamata pencaharian penduduk dari terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas baik,bagi masyarakat setempat maupun masyarakat pendatang. Bertambahnya jumlah sarana dan prasarana setelah berkembangnya industri akan memberikan kemudahan-kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Untuk mendukung perkembangan industri, pemerintah Desa Glonggong telah membantu pembebasan lahan seluas 20 hektar untuk pendirian pabrik. Lahan yang awalnya merupakan milik warga ini sekarang menjadi hak milik PT. Batik Keris. Persoalan pembebasan lahan dan perizinan sudah rampung diurus, tapi lahan tersebut belum diratakan. Dua pos keamanan juga sudah didirikan di sisi barat dan timur lahan. Petugas keamanan juga telah disiagakan di lokasi itu untuk menjaga keamanan lahan.

“Kami berharap jika pabrik dibangun dapat mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia terutama prioritas tenaga kerja warga Glonggong, serta kedepannya desa ini akan menjadi salah satu desa industri,” ungkap Kepala Desa Glonggong, Mulyono.

Berita Terkini
Kartu Tani Sejahterakan Petani
Kamis 31 Agustus 2017
Warga Merancang Pembangunan Desa
Kamis 31 Agustus 2017
Lelang Bengkok untuk Kas Desa
Kamis 31 Agustus 2017