Wijen Optimalkan Produktivitas Pertanian
Kamis 31 Agustus 2017

Glonggong - Tanaman wijenyang bernama latin Sesamum indicum L merupakan salah satu komoditas pertanian. Wijen selama ini bukan tanaman utama yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Hanya beberapa daerah Indonesia yang telah membudidayakan wijen secara komersial meski tanaman itu telah dikenal luas.

Tarijo warga Dukuh Widoro RT 001/RW 003 adalah seorang petani yang tertarik untuk mengembangkan tanaman yang mudah tumbuh ini. Tarijo melakukan rotasi tanaman dengan menanam padi dan diselingi wijen untuk menambah pendapatan serta memanfaatkan lahan kosong di musim kemarau. Rotasi tanaman ini terbukti meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya. Selain wijen ada beberapa tanaman lainnya yang ditanam secara bergantian, seperti kacang, jagung, dan lainnya.

Dengan modal awal dua kilogram biji wijen yang ditanam selama tiga bulan, lelaki enam puluh tiga tahun ini bisa menghasilkan sekitar 50 kilogram wijen. Wijen hasil panennya dia jual seharga Rp 60.000 per delapan kilogram. Dia memasarkan wijen ke pasar Nogosari.

Proses pengambilan biji wijen dimulai dengan pemotongan tanaman pada masa panen. Setelah dipanen, tanaman wijen digunting menjadi beberapa bagian dan diikat lalu dijemur hingga benar-benar kering. Setelah tanaman benar-benar kering, biji wijen baru bisa dirontokkan dengan cara ditetek atau dicambuk-cambuk.

Wijen masih mempunyai potensi untuk dijadikan ladang usaha kecil dan menengahdi Desa Glonggong. Pengelolaannya yang mudah juga sangat membantu petani. Petani tidak perlu menanamnya kembali karena pertumbuhan wijen dibantu oleh alam, seperti angin dan hewan. “Penanamannya mudah. Kalau musim kemarau ini cocok dan pengelolaannya juga mudah. Sekali tanam nanti dipupuk setiap dua minggu sekali bisa tumbuh. Alhamdulillahmemperoleh penghasilan tambahan yang cukup lumayan dari hasil penjualan wijen,” ujar Tarijo, yang juga menjadi perangkat Desa Glonggong. Tarijo bisa dihubungi di nomor telepon 082331121334.

Berita Terkini
Kartu Tani Sejahterakan Petani
Kamis 31 Agustus 2017
Warga Merancang Pembangunan Desa
Kamis 31 Agustus 2017
Lelang Bengkok untuk Kas Desa
Kamis 31 Agustus 2017