Sejarah Desa

Desa Glonggong diyakini telah terbentuk sekitar Abad XIII. Berdasarkan cerita dari para sesepuh desa, wilayah tersebut awalnya tidak banyak dihuni penduduk hingga pada suatu ketika datanglah seorang lelaki bernama Joko Samudra. Lelaki itu lari dari wilayah Kedung Ombo dan dipercaya sebagai seorang keturunan kerabat Keraton Kesultanan Yogyakarta.

Pada suatu hari, turun hujan sangat lebat disertai angin kencang. Lantaran tidak ada rumah penduduk di wilayah itu, Joko Samudra pun terpaksa berteduh di bawah tanaman rindang yang menyerupai alang-alang. Tanaman tersebut diketahui bernama Glonggong sehingga desa itu dikenal sebagai Desa Glonggong hingga saat ini.

Meski diyakini telah berdiri sejak Abad XIII, tapi sejarah pemerintahan Desa Glonggong baru tercatat mulai 1952. Selama periode 1952-1960, desa itu dipimpin oleh Lurah Slamet. Hingga kini, Desa Glonggong tercatat telah delapan kali berganti lurah.

Berikut nama-nama Demang/Lurah/Kepala Desa Glonggong

No

Periode

Nama Kepala Desa

Keterangan

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

Sebelum 1952

1952-1960

1960-1965

1965-1979

1979-1980

1980-1983

1983-1999

1999-2013

2013-sekarang

Tidak Diketahui

Slamet

Sarji

Sastrorejo

Sugio

Purwosiswoyo

Pudjiman

Supanto

Mulyono

-

-

-

-

-

-

-

-

-

Berita Terkini
Kartu Tani Sejahterakan Petani
Kamis 31 Agustus 2017
Warga Merancang Pembangunan Desa
Kamis 31 Agustus 2017
Lelang Bengkok untuk Kas Desa
Kamis 31 Agustus 2017